Detail Cantuman Kembali
pengaruh panjang bilge keel terhadap periode oleng pada kapal ikan perairan lamongan
Kapal penangkap ikan harus memiliki stabilitas dan kemampuan manuver yang baik guna mampu mengoptimalkan kapal ikan juga meminimalisir berbagai permasalahan yang ada saat berlayar, maka seharusnya kapal harus dirancang sebaik mungkin. Kapal yang akan dijadikan obyek dalam penelitian ini ada 4 kapal ialah kapal ikan yang berlayar di perairan brondong, Lamongan. Salah satu appendage kapal yang berkaitan dengan stabilitas kapal adalah bilge keel. Dalam penelitian ini, akan dianalisa pengaruh pemodelan panjang bilge keel terhadap periode oleng kapal, oleh karena itu International Maritime Organization (IMO) mengeluarkan standar periode oleng yang terjadi pada kapal ikan adalah 5,5-7,0 detik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai periode oleng dengan menetukan panjang bilge keel. Metode penelitian ini adalah mendesain bilge keel kapal pengangkut ikan dengan penambahan bilge 20%, 30%, 40%, 50% dan 60% menggunakan software maxsurf untuk mendapatkan nilai periode oleng. Hasil analisa menunjukan bahwa bilga berpengaruh terhadap stabilitas maupun periode oleng kapal dengan panjang dibawah 16 meter. Untuk panjang kapal diatas 16 meter lebih baik tanpa adanya penambahan bilga keel.
621.20.16 Han p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2020
Surabaya
xii, 196 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







